Makan Buah Ini Enam Jam Setelah Merokok Akan Menghilangkan Semua Racun! Tubuh Bersih Seperti Bayi yang Baru Lahir!

Erabaru.net. Di mata banyak orang, kanker merupakan penyakit yang sangat menakutkan, sehingga cara pencegahannya menjadi perhatian utama bagi setiap orang. Penelitian telah menunjukkan bahwa buah pir paling umum yang biasanya kita miliki memiliki efek mencegah kanker.

Studi menunjukkan: pir memiliki efek luar biasa terhadap kanker

Para peneliti menguji perokok yang makan 750 gram pir sehari selama 4 hari dan mengukur kandungan 1-hydroxypyrene, metabolit hidrokarbon aromatik polisiklik, dalam urin mereka sebelum dan sesudah makan pir. Ditemukan bahwa makan pir setelah 6 jam merokok akan mengeluarkan sejumlah 1-hidroksipiren dalam darah manusia melalui urin; jika Anda tidak makan pir, ekskresi 1-hidroksipiren sangat kecil.

Jus pir yang dipanaskan mengandung sejumlah besar zat anti kanker polifenol. Jika jus pir ini diberikan kepada tikus yang disuntik dengan karsinogen, sejumlah besar toksin 1-hidroksipiren dapat diekskresikan dalam urin tikus, sehingga secara efektif mencegah kanker. Makan buah pir terutama setelah makan makanan panggang dan makanan cepat saji adalah cara hidup yang sehat.

Artinya, makan buah pir atau minum secangkir jus pir panas setelah makan dapat mengeluarkan sejumlah besar karsinogen yang terakumulasi dalam tubuh manusia. Hasil survei menunjukkan bahwa hidrokarbon aromatik polisiklik karsinogenik kuat yang terakumulasi dalam tubuh seperti merokok atau makan barbekyu akan berkurang secara signifikan setelah makan buah pir, terutama setelah minum jus buah pir yang dipanaskan.

Faktanya, meskipun buah pir sangat manis, kandungan kalori dan lemaknya sangat rendah. Orang paruh baya dan lanjut usia yang makan lebih banyak buah pir, dapat membantu tubuh memurnikan organ dan melembutkan pembuluh darah. Makan pir juga memiliki efek tambahan tertentu pada anoreksia, gangguan pencernaan, radang usus, faringitis kronis dan penyakit lainnya. Selain buah pir, ada banyak makanan umum dalam kehidupan sehari-hari, yang juga memiliki efek anti-kanker.

Beberapa makanan untuk mencegah kanker

Kulit terong

Banyak orang suka mengupas kulitnya saat makan terong, namun dianjurkan untuk tidak mengupas terong. Nilainya terletak pada kulitnya. Kulit terong mengandung vitamin B yang dapat membantu metabolisme vitamin C. Beberapa penelitian menemukan bahwa kulit terong memiliki aktivitas anti kanker paling kuat, bahkan khasiatnya melebihi obat anti kanker interferon.

Kulit ikan

Ahli gizi telah menemukan bahwa kulit ikan mengandung lebih banyak lesitin, berbagai asam lemak tak jenuh, dan berbagai mineral, terutama kalsium dan fosfor, yang merupakan produk perawatan kesehatan khusus. Ini dapat meningkatkan daya ingat orang, menunda penuaan sel-sel otak, dan mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Selain itu, mengonsumsi sisik ikan juga dapat mencegah penyakit rakhitis pada anak-anak, osteoporosis dan patah tulang pada orang tua.

Ampas tahu

Serat pangan, kalsium dan zat gizi lainnya tinggi, rendah kalori, dan rendah lemak, bahan baku baru anti kanker, pencahar, penurun lipid, hipoglikemik, dan penurunan berat badan. Anda bisa menambahkan putih telur, tepung, daun bawang cincang dan bumbu. Aduk rata dan makan seperti pancake. Sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya peningkatan kekentalan darah, hipertensi, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker usus besar. (lidya/yn)

Sumber: goez1