Istriku Merawat Ayahku Selama 3 Tahun, Setelah Ayahku Meninggal, Aku Langsung Menceraikannya, Kebenarannya Membuatku Menyesal

Erabaru.net. Ibuku meninggal sebelum aku menikah, dan sekarang ayahku juga pergi. Setelah pemakaman ayahku, dengan berat hati aku mengajukan cerai pada istriku. Dia bertanya kepadaku : “Mengapa kamu minta cerai, aku telah melakukan begitu banyak untuk keluarga ini?”

Setelahku terkena stroke, dia lumpuh .Aku bekerja di luar kota. Istriku berhenti dari pekerjaannya dan merawat ayahku di rumah bersama anak-anak.

Pada awalnya, istriku meneleponku setiap hari dan menangis, popok ayahku penuh, tempat tidurnya basah, dan dia sangat capek.

Aku sangat sedih ketika mendengar istriku menangis dan mengeluh. Tapi apa yang bisa kami lakukan?

Kami tidak mampu membayar pengasuh, jadi kami hanya bisa bekerja keras dan menghasilkan lebih banyak uang untuk keluarga.

Kemudian, istriku hampir berhenti menelepon untuk mengeluh, aku pikir dia telah melakukannya dengan mudah.

Saat itu aku tidak bisa membawa ponsel di tempat kerja. Bosku tiba-tiba mendesak ajy untuk segera pulang. Istriku telah menghubungi bos dan mengatakan bahwa ayahku jatuh dan koma ketika tidak ada orang di rumah.

Karena istriku kebetulan menemani putraku untuk mendaftar sekolah, dan ayahku tidak diselamatkan tepat waktu, dan ayahku akhirnya meninggal. Ayahku baru berusia 61 tahun!

Saat pemakaman, tetangga datang untuk berbicara denganku, dan lebih dari satu orang mengatakan bahwa istriku sering melecehkan ayah saya di rumah, tidak pernah membiarkan ayahku keluar untuk berjemur, dan dia dikurung di tempat tidur setiap hari.

Paman Wang di lantai pertama berkata: “Setiap kali saya kembali dari berjalan-jalan, saya melihat ayahmu menarik jendela dan melihat keluar dengan sedih. Ceraian dia sekarang, istri seperti itu terlalu beracun.”

Setelah perceraian, aku baru sadar dan menyalahkan diriku sendiri, aku tidak tahu malu dan telah menyalahkan mantan istriku

Sebenarnya akulah pelakunya, karena aku miskin, sehingga istriku memperlakukan ayahku seperti ini. Semua ini karena salahku, karena aku tidak kompeten!(lidya/yn)

Sumber: ezp9