Kepulauan Solomon Menangguhkan masuknya Kapal Perang AS ke Pelabuhan Mereka

Polisi berjaga di luar Parlemen di Honiara, Pulau Guadalcanal di Kepulauan Solomon, pada 6 Desember 2021 (Mavis Podokolo/AFP via Getty Images)

oleh Li Mei dan Chen Qian

Kedutaan besar AS di Australia mengatakan bahwa pemerintah Kepulauan Solomon memberitahu AS untuk menangguhkan masuknya kapal Angkatan Laut AS ke pelabuhan mereka pada Selasa (30/8). Dunia luar menganggap langkah isi sebagai penyampaian sikap pemerintah Kepulauan Solomon yang ingin bergerak lebih dekat kepada partai komunis Tiongkok ketimbang Amerika Serikat.

Reuters yang mengutip pernyataan dari Kedutaan Besar AS untuk Australia melaporkan bahwa pada 29 Agustus, Amerika Serikat menerima pemberitahuan resmi dari pemerintah Kepulauan Solomon untuk menangguhkan semua kunjungan kapal angkatan laut sambil menunggu pembaruan prosedur protokol. 

Pihak berwenang Kepulauan Solomon juga mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa pemerintah Kepulauan Solomon meminta semua mitra yang merencanakan kunjungan angkatan laut atau melakukan patroli laut untuk menghentikan sementara kegiatan tersebut, sampai mekanisme yang relevan selesai direvisi.

Menurut laporan, kapal penjaga pantai AS “USCG Oliver Henry” mengkonfirmasikan bahwa kapalnya gagal berlabuh di Honiara untuk mengisi bahan bakar dan pasokan rutin pada 23 Agustus, karena permintaan untuk hal tersebut tidak mendapat tanggapan dari pihak berwenang Kepulauan Solomon. Akhirnya kapal tersebut terpaksa berlayar ke Papua New Guinea untuk memperoleh pasokan yang dibutuhkan.

Kapal rumah sakit AS “USNS. Mercy” yang menerima izin masuk pelabuhan sebelum larangan itu diterapkan, telah tiba di Honiara, ibu kota Kepulauan Solomon pada hari Senin untuk melaksanakan misinya selama 2 minggu.

Koordinator strategi Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby pada hari Senin mengkritik Tiongkok karena menggertak dan memaksa negara lain di kawasan Indo-Pasifik untuk mengikuti perintahnya.

Kepulauan Solomon secara strategis terletak di Pasifik dan memiliki hubungan yang tegang dengan Amerika Serikat dan sekutunya, setelah menandatangani pakta keamanan dengan Tiongkok pada bulan April tahun ini. Masyarakat khawatir bahwa Kepulauan Solomon akan menjadi pangkalan militer PKT di luar negeri. (sin)