Suaminya Minta Cerai, Dia dengan Tegas Setuju, di Hari Penandatanganan Perceraian Dia Menyerahkan Surat Tulisan Tangannya, Suaminya Malu Setelah Membaca dan Membatalkan Perceraian

Erabaru.net. Dari jatuh cinta hingga menikah, itu adalah proses yang sangat berharga, tetapi ujian sebenarnya sering kali dimulai setelah menikah!

Sepasang kekasih memasuki pelaminan dengan lancar. Mereka tidak memiliki anak selama lima tahun setelah pernikahan mereka. Karena kehidupan mereka yang sibuk, mereka tidak punya waktu untuk keluarga. Hubungan keduanya menjadi lebih lemah dan semakin lemah, dan akhirnya berujung pada perceraian. Namun, sebelum menandatangani surat perceraian, dengan rasa putus asa sang istri menyerahkan surat tulisan tangannya kepada suaminya. Setelah membaca, suami merasa menyesal…

Menurut laporan media, hubungan sepasang suami istri menjadi semakin dingin. Berpikir bahwa lebih baik menjadi sendirian daripada menghabiskannya seperti ini, sehingga dia minta cerai pada istrinya. Setelah mendengarkan, wanita itu hanya diam dan setuju. Setelah mengemasi barangnya, dia pergi untuk tinggal di rumah orangtuanya.

Pada hari penandatanganan perceraian, keduanya tiba di kantor pengacara lebih awal. Karena acara belum dimulai, keduanya menunggu di pintu. Pada saat ini, wanita itu akhirnya mengungkapkan hatinya yang sudah lama terpendam: “Saya telah selalu merasa sangat lelah, dan yang Anda lihat hanyalah karir, tidak ada keluarga. Anda tidak peduli dengan urusan keluarga, Anda bahkan kehilangan kesabaran ketika Anda pulang, saya tidak ingin memperburuk keadaan, jadi saya sangat senang saat Anda minta cerai.”

Kemudian dia menyerahkan surat tulisan tangannya, kepada mantan suaminya.

Pria itu membuka surat tulisan tangan itu, dan judul surat itu tertulis dalam huruf besar: “DAFTAR CINTA”, yang membuat pria itu tiba-tiba bingung. Setelah membukanya, isi surat itu tidak banyak, hanya satu halaman.

Wanita itu menulis dalam surat itu: Semua yang telah saya lakukan untuk Anda!

  1. Memuka tirai untuk Anda setiap pagi, biarkan Anda bangun di bawah sinar Matahari, dan keluar dengan suasana hati yang baik penuh semangat.
  2. Pergi keluar membeli buah setiap hari, mencuci dan memotong ketika Anda sampai di rumah, dan menaruh di piring atau bahkan di meja ruang tamu, sehingga Anda dapat memiliki camilan kapan saja ketika Anda tiba di rumah dan beristirahat.
  3. Bersihkan kamar mandi setiap hari setelah Anda mandi, bersihkan noda air, dan jaga agar kamar mandi tetap kering dan rapi setiap saat.
  4. Keluar setiap hari Jumat untuk mengisi kembali lemari es di rumah, sehingga Anda dapat membuka lemari es dan memiliki sesuatu untuk dimakan saat Anda lapar.
  5. Bersihkan seluruh rumah secara menyeluruh setiap hari Sabtu, tidak meninggalkan debu, noda minyak, cermin, sudut, dll, sehingga Anda memiliki lingkungan hidup yang bersih.
  6. Setiap kali musim berganti, saya akan membersihkan semua pakaian musiman Anda dan memasukkannya ke dalam lemari.
  7. Taruh kembalian di beberapa kotak yang tidak terpakai sehingga Anda dapat membeli majalah favorit Anda kapan pun Anda mau.
  8. Setiap pulang ke rumah dalam keadaan mabuk, saya selalu menyiapkan wadah untuk tempat Anda muntah, lalu menuangkan secangkir air hangat untuk berkumur, dan terakhir memberikan tisu untuk menyeka mulut Anda.

Sang istri berkata ringan: “Saya telah melakukan begitu banyak untuk Anda, tetapi saya tidak dapat mengingat sama sekali, apa yang telah Anda lakukan untuk saya? Oleh karena itu, saya menyetujui permintaan cerai Anda.”

Setelah membaca surat istrinya, pria itu langsung merasa malu, bahkan matanya sedikit merah. Dia selalu sibuk dengan karirnya dan mengabaikan keluarganya.

Dari kata-kata dalam surat itu, dia dapat memahami bahwa istrinya telah melakukan banyak hal. Dia tidak hanya mengabaikannya, tetapi dia bahkan tidak pernah membuka mulut untuk berterima kasih padanya.

Pada akhirnya, sang suami berkata dengan tulus: “Saya ingin merevisi daftar cinta ini dengan Anda, sehingga Anda tidak akan lagi menderita secara sepihak. Haruskah kita pulang bersama?”

Sang istri mengangguk tanpa suara, sementara sang suami memegang tangan istrinya dan berbalik menjauh dari kantor pengacara.

Orang-orang modern menjalani kehidupan yang sibuk, meskipun ada banyak tekanan, tetapi jangan abaikan dedikasi jangka panjang istri Anda! Hubungan antara orang-orang adalah timbal balik. Justru karena saling mendukung dan membantu satu sama lain, kita memiliki cinta dan keluarga. Jangan anggap remeh semuanya. (lidya/yn)

Sumber: coms