Seorang Wanita Berusia 21 Tahun Melahirkan Anak Kembar dan Meninggal, Keluarganya Menyumbangkan Organnya yang Menyelamatkan 4 Nyawa

Erabaru.net. Selimut itu berisi tubuh seorang wanita berusia 21 tahun yang meninggal secara tragis setelah melahirkan anak kembar.

Setelah bermusyawarah dengan keluarganya, orangtua angkatnya memutuskan untuk menyumbangkan semua organ wanita yang tersedia untuk membantu mereka yang membutuhkan. Biarkan lebih banyak keluarga bersatu kembali dan hidupnya dapat dilanjutkan.

Kisahnya terjadi pada tahun 2017. Zhejiang, berusia 21 tahun meninggalkan dunia ini setelah melahirkan dua anak.

Orangtua angkat memutuskan untuk mendonorkan organ tubuhnya, donasi organ tubuhnya menyelamatkan nyawa empat orang dan memulihkan penglihatan dua orang buta.

Wanita ini pernah menjadi gadis adopsi, dan sekarang dia telah melahirkan dua anak dan meninggal.

Pada 2016, wanita itu hamil anak kembar, dan keluarganya sangat bahagia.

Setelah melahirkan anak kembar, kalimat pertama yang dia ucapkan adalah, “Bagaimana dengan orang tuaku?”

Ini adalah kata terakhir yang dikatakan Xiao Zhao, dan kemudian dia terus menangis, jatuh koma dan tidak pernah bangun lagi.

Keluarga itu berduka, dan ayah angkatnya diam-diam menangis beberapa kali, menyalahkan dirinya sendiri karena tidak berguna dan tidak merawat putrinya dengan baik.

Untuk mengenang ibu dari si kembar, ayah dari si kembar memberi nama putra tertua dengan nama belakang gadis istrinya, dan juga memberi anak itu nama yang telah disiapkan wanita itu sebelum kematiannya.

Ada potret wanita itu di rumah, dan mertua tidak bisa mengatakan sepatah kata pun sambil duduk di sampingnya.

Meski nyawa wanita malang itu sudah berakhir, orang-orang yang dia selamatkan akan membawanya untuk hidup dengan baik.(lidya/yn)

Sumber: coms