Menantu Perempuan Tidak Bisa Hamil, Ibu Mertua Berusia 50 Tahun Membantunya untuk Melahirkan Cucunya

Erabaru.net. Dengan perkembangan masyarakat, tekanan pekerjaan semakin besar, dan mereka sering mengabaikan kesehatannya sendiri, yang akan membawa masalah pada dirinya di masa depan. Kayla tidak dapat memiliki anak karena operasi ketika dia berusia 17 tahun. Sekarang dia sudah menikah dan ingin punya anak, bagaimana caranya?

Sekarang berusia 29 tahun, dia dan suaminya Cody sangat menginginkan seorang anak. Mereka akhirnya mencari bantuan dari dokter. Rencana yang diberikan oleh dokter adalah mencari ibu pengganti.

Kayla, seorang wanita Amerika berusia 29 tahun, dan suaminya Cody berharap untuk membangun keluarga kecil mereka sendiri dan memulai hidup bahagia mereka.

Dia dan suaminya telah mencari ibu pengganti yang cocok sejak pernikahan mereka pada 2012, namun tanpa hasil.

“Ibu mertua saya terus bercanda bahwa dia bisa menjadi ibu pengganti kami. Setelah beberapa kali gagal mencari ibu pengganti, kami mulai serius mempertimbangkan tawaran ibu mertua,” kata Kayla.

Setelah serangkaian tes, pemeriksaan, dan diagnosis oleh dokter, ibu Cody, Patty, akhirnya dapat mulai mencoba untuk menjadi ibu pengganti untuk putra dan menantunya, tetapi upaya pertama tidak berhasil.

“Kami kecewa, tapi kami memutuskan untuk mencobanya. Pada Mei 2017, ibu mertua saya akhirnya hamil!” ujar Kayla.

Tujuh bulan kemudian, bayi laki-laki yang sehat, Cross, lahir.

“Sungguh keajaiban. Tidak mudah melahirkannya, apalagi ibu mertua saya, tapi kedatangannya membuat kami merasa bahwa semua usaha di masa lalu tidak sia-sia,” kata Kayla.

Ketika ditanya apakah dia akan memiliki anak kedua, Kayla mengatakan: “Sulit untuk mengatakan sekarang, tentu saja kami menginginkan lebih banyak anak, tetapi itu akan memakan biaya. Itu terlalu banyak usaha. Kami Sudah berpikir untuk mengadopsi anak lagi, tetapi biaya mengadopsi anak juga sangat tinggi. Sekarang kita harus menyerahkan semuanya kepada Tuhan.”

Banyak orang mungkin merasa aneh bahwa ibu mertua menjadi ibu pengganti, tetapi Kayla mengatakan bahwa jika orang lain mengalami apa yang mereka alami, mungkin mereka tidak akan merasa aneh.

Kayla yang tadinya mengira tidak bisa punya anak, kini benar-benar bahagia.

Suami dan ibu mertuanya sangat menyayanginya, dan putranya sangat baik dan mudah diurus. Kini dia merasa segalanya begitu indah dan lengkap.

“Kisah kami memiliki awal yang sulit dan akhir yang sempurna. Keluarga saya hebat, dan sekarang tiga generasi hidup bersama dengan bahagia,” kata Kayla. (lidya/yn)

Sumber: coms.pub