Maskapai Merombak Tempat Duduk Pesawat demi Mewujudkan Impian Wanita Setinggi 2,15 Meter Naik Pesawat

Erabaru.net. Rumeysa Gelgi, gadis Turki berusia 25 tahun saat ini adalah wanita tertinggi di dunia. Dia mengalami kesulitan ketika punya niat untuk melanjutkan studi di Negara Paman Sam. Karena alasan fisiknya, ia tidak bisa naik pesawat dengan lancar.

Beruntung, Turkish Airlines bersedia membantu untuk mewujudkan impiannya dengan melepaskan 6 kursi penumpang dan membuat sebuah tandu khusus buat Rumeysa agar dia dapat terbang dengan pesawat itu.

Rumeysa Ghergi adalah wanita tertinggi di dunia yang disertifikasi oleh Guinness World Records. Tingginya 2,15 meter, sayangnya sejak kecil dia menderita penyakit genetik langka, Sindrom Weaver, sehingga tulangnya tumbuh tak terkontrol, tinggi badannya sudah jauh melampaui kedua orangtuanya. Tetapi, dia tidak bisa berjalan dengan bebas dan hanya bisa mengandalkan alat bantu berjalan, perangkat bergerak dalam jarak pendek. Ketika harus bepergian ke luar rumah, dia selalu mengandalkan kursi roda dan berbaring di mobil dengan bantuan orang lain.

Pada bulan September tahun ini, Rumeysa bermaksud untuk mempelajari pengembangan perangkat lunak di Kota San Francisco, AS, selama enam bulan, tetapi terhambat oleh bagaimana cara menyeberangi Lautan Atlantik.

Karena ukuran fisiknya dan alasan kesehatan, Rumeysa Gergi tidak bisa duduk dalam pesawat, jika dia ingin berbaring di pesawat, saat ini belum ada cukup ruang dalam pesawat untuk dia berbaring, juga belum ada kursi roda yang bisa membantunya untuk masuk dan keluar dari pintu pesawat.

Setelah menerima permintaannya, Turkish Airlines memutuskan untuk membantu penumpang ini mewujudkan mimpinya untuk belajar, sehingga melepaskan 6 kursi dalam pesawat dan menyediakan sebuah tandu khusus agar ia bisa berbaring.
Dengan demikian Rumeysa bisa memasuki kabin dengan kursi roda, lalu berbaring di atas tandu dengan aman. Selama 13 jam penerbangan, dia bisa bergerak dengan bantuan staf. Setibanya di bandara tujuan, staf mendorongnya keluar dari pesawat.

Setibanya di San Francisco, Rumeysa Gergi dengan senang hati meninggalkan pesan di akun media sosial Turkish Airlines : “Ini adalah penerbangan pertama saya, tetapi ini pasti bukan yang terakhir kali. Mulai sekarang, saya akan terbang ke mana saja di dunia bersama Turkish Airlines dengan penuh kesetiaan dan kegembiraan.”

Di tahun 2014, pada usianya yang ke 18 tahun, Rumeysa Gergi telah tercatat di Guinness World Records sebagai gadis remaja tertinggi di dunia. Tahun lalu, dia disertifikasi sebagai wanita tertinggi di dunia. Pada awal tahun ini, dia memecahkan dua Rekor Dunia Guinness lagi dengan ukuran jari tangannya yang 11,2 cm dan panjang tulang punggungnya yang 59,9 cm.

Rekor manusia tertinggi di dunia dipegang oleh Sultan Kösen, juga seorang prira warga Turki. Dia memiliki tinggi badan 2,51 meter. (sin/yn)

Sumber: NTDTV