Sinyal dari Pengusaha Kaya Top Tiongkok : ” Semuanya Cepat Melarikan Diri “

Penumpang di Bandara Shanghai Hongqiao pada 15 Maret 2022. (HECTOR RETAMAL/AFP via Getty Images)

Luo Tingting

Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Tiongkok memicu gelombang melarikan diri para miliarder dan elit Tiongkok. Para ahli mengatakan bahwa Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 adalah sebuah titik balik. Setelah Xi Jinping terpilih kembali, kebijakan akan berbelok ke kiri dan pengusaha swasta Tiongkok dalam bahaya. Beberapa pengusaha kaya di Shanghai meninggalkan barang bawaan mereka dan bergegas ke pesawat untuk melarikan diri. Lebih dari 100 pengusaha kaya di Jiujiang, Jiangxi ditangkap dan sekitar RMB. 10 miliar aset mereka disita.

Ekonom: Kongres ke-20 Mengirimkan Sinyal kepada Pengusaha Kaya Tiongkok

Dalam laporannya kepada Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20, Xi Jinping menekankan “kemakmuran bersama”.  Untuk pertama kalinya mengusulkan “mengatur sistem akumulasi kekayaan”. 

Alicia Garci a-Herrero, kepala ekonom untuk wilayah Asia-Pasifik Natixis, NTXFY, mengatakan bahwa Kongres ke-20 mengirimkan sinyal kepada pengusaha swasta Tiongkok : “Anda menjadi sasaran, Anda sebaiknya berhati-hati. “

Pada 23 Oktober, Komite Tetap Ketujuh Partai Komunis Tiongkok yang baru dikukuhkan.  Semua kubu reformis turun dari jabatan mereka. Empat orang yang dipilih, termasuk Li Qiang dan Cai Qi, semuanya berada di kubu garis keras dari jenderal keluarga Xi . Pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng China Enterprises dan tiga pasar saham utama Tiongkok anjlok,  mencerminkan kepanikan pasar tentang situasi masa depan di Tiongkok.

Setelah Kongres Nasional ke-20, pihak berwenang menghidupkan kembali koperasi, kantin, pemasok, pemasaran dan kemitraan publik-swasta. Perusahaan swasta seperti Tencent dan Alibaba menandatangani perjanjian kerja sama dengan berbagai perusahaan milik negara. Semua sinyal menunjukkan kebangkitan ekonomi terencana, yang mendatangkan kekhawatiran para pengusaha swasta Tiongkok dan asing.  

Komentator Heng He  kepada NTD mengatakan ini adalah ritme ekonomi sosialis secara menyeluruh. Tak hanya ekonomi, tetapi juga pengontrolan  seluruh masyarakat dari ideologi, pemikiran, budaya dan ekonomi, semuanya kembali ke jalan Mao Zedong.

Baru-baru ini, Financial Times melaporkan bahwa terpilihnya kembali Xi Jinping  memicu pelarian para orang kaya dan elit Tiongkok, yang mana tidak hanya khawatir tentang hilangnya uang di saku mereka, tetapi juga khawatir tentang keselamatan mereka sendiri.

Ryan Lin, direktur Bayfront Law, sebuah firma hukum yang berbasis di Singapura, mengatakan bahwa selama Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Tiongkok, ia didekati oleh lima keluarga Tiongkok, berharap  mendirikan kantor keluarga di Singapura, tiga di antaranya dalam proses. Pada tahun lalu, mereka mendirikan sekitar 30 “kantor keluarga” di Singapura, sebagian besar orang  kaya Tiongkok ingin pindah dan mentransfer aset ke Singapura.

Li Jun, seorang media senior dalam program “Forum Elit” NTD-Epoch Times mengatakan bahwa semua orang tahu bahwa beberapa pebisnis Tiongkok akan lebih berbahaya ketika mereka menjadi besar, mereka kemungkinan akan menjadi sasaran PKT dan masuk dalam daftar  “babi yang akan disembelih”. Jika Anda menghasilkan lebih dari RMB. 100 juta , Anda sangat berbahaya, jika Anda tidak mendapatkan backing.”

Li Jun percaya bahwa Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 adalah titik balik. Selain terus mencegah dan membersihkan epidemi, otoritas juga perlu menyesuaikan pendapatan orang kaya. Jelas, PKT tidak akan menggunakan beberapa prosedur normal dan hukum untuk menyesuaikannya.

“Sering kali, sangat sederhana dan mudah baginya menemukan alasan untuk menanyakan masalah kepada pengusaha, dan akan menyusahkan Anda dengan mengambil semua properti Anda.” Li Jun mengatakan bahwa orang-orang di lingkaran wirausaha yang dia kenal,  pada dasarnya mempunyai pemikiran sama yaitu “bergegas melarikan diri.”

Seorang teman Li Jun di Singapura, mengkhususkan diri dalam manajemen keuangan untuk orang kaya yang melarikan diri. Dia memberitahukan kepada Li Jun bahwa dirinya terlalu sibuk untuk menjawab panggilan telepon, “Ada belasan orang dalam satu gerakan, dan belasan orang berkata, bagaimana saya bisa segera keluar ? Anda harus segera membantu saya.”

Pengusaha Kaya Shanghai Meninggalkan Barang Bawaan, Langsung ke Pesawat dan Melarikan Diri

Gao Guangjun, mantan dosen di Universitas Keamanan Publik Tiongkok dan seorang pengacara yang sekarang tinggal di Amerika Serikat, mengatakan kepada Elite Forum bahwa sekarang banyak pengusaha kaya Tiongkok yang melarikan diri  dan  bekerja keras untuk meninggalkan daratan Tiongkok.

Gao Guangjun menceritakan beberapa pengalaman pelarian orang kaya di Tiongkok. Seorang pengusaha kaya di Jiangsu yang dia kenal berhasil mendapatkan tiket pesawat dari Shanghai ke Amerika Serikat, tetapi setelah naik pesawat, dia tiba-tiba diberitahukan bahwa penerbangan dibatalkan, tetapi mereka bisa naik pesawat lain ke Amerika Serikat, tetapi bagasi terdaftar mereka di pesawat lain tidak bisa dipindahkan .

Pengusaha kaya itu memberitahukan kepada Gao Guangjun bahwa hal yang mengejutkannya, semua orang di pesawat adalah kebanyakan dari Shanghai, mereka membayar harga tinggi untuk mendapatkan tiket. Ia langsung bergegas ke pesawat lain dengan tas tangan mereka, dan meninggalkan semua koper mereka.

Lebih dari 100 pengusaha di Jiujiang, Jiangxi Ditangkap

Gao Guangjun juga menyebutkan bahwa sebelum Kongres Nasional ke-20, Partai komunis Tiongkok telah mulai menargetkan pengusaha kaya. Pada Mei lalu, lebih dari 100 pengusaha swasta ditangkap di Jiujiang, provinsi Jiangxi, atas tuduhan keterlibatan dengan dunia gelap, penipuan atau penyuapan. Beberapa pengusaha berhasil melarikan diri karena faktor keberuntungan, tetapi semua aset mereka di Tiongkok disita dan properti mereka dibekukan, tidak hanya properti pribadi mereka, tetapi juga properti anak-anak dan kerabat mereka.

Pada awal Mei tahun ini, akun WeChat Departemen Keamanan Publik Provinsi Jiangxi mengumumkan bahwa mereka telah menghancurkan kelompok kriminal bawah tanah Jiujiang “Yan Lao Mi” dan menangkap lebih dari 100 tersangka kriminal.

“Yan Laomi” yang nama aslinya adalah Yan Maohua, adalah ketua dewan direksi Maohua Industrial (Macau) Co., Ltd. Ia menjabat sebagai presiden kehormatan Federasi Amal Zhuhai. Ia dilahirkan dalam keluarga nelayan di Jiujiang dan terpaksa putus sekolah ketika ia miskin. Dia mulai sebagai pekerja konstruksi dan kemudian mendirikan perusahaan real estate. Dia telah memberikan sumbangan ke sekolah dasar dan perguruan tinggi berkali-kali. Setelah gempa Wenchuan, ia menyumbangkan RMB. 1 juta , orang pertama di Zhuhai yang menyumbang ke daerah bencana.

Tapi sekarang, “dermawan” terkenal ini telah menjadi tawanan,  semua asetnya  disita oleh pihak berwenang.

Gao Guangjun mengatakan bahwa beberapa orang kaya yang ditangkap di Jiujiang, Jiangxi sama sekali tidak ada hubungannya dengan dunia hitam. Bahkan, beberapa orang belum kembali ke Jiujiang selama beberapa dekade dan mereka juga dihitung sebagai apa yang disebut dunia hitam di Jiangxi.  PKT menggunakan nama ini untuk melawan tiran lokal. Dalam istilah domestik Tiongkok, itu jelas merampok Anda. (hui)